Galena

Galena banyak dijumpai di sekitar batuan metamorf dan batuan beku. Galena
tersebut membentuk suatu jalur di antara rekahan batuan beku dan metamorf.
Singkapan mineral galena ini bisa terlihat di lereng bukit atau tepian sungai di
daerah batuan metamorf. Pada beberapa tempat, mineral galena ini berdekatan dengan unsur lain seperti tembaga (Cu). Batuan galena Indonesia saat ini kebanyakan diekspor untuk memenuhi kebutuhan industri di China.

Metode eksploitasi galena umumnya menggunakan peledakan atau secara
tradisional membuat suatu jalur bawah tanah (terowongan) diantara rekahan
batuan beku.

Untuk memisahkan mineral dari batuan galena, sifat masing-masing mineral baik fisik, kimia dan mineralogi harus dikenali dengan baik. Mineral galena PbS memiliki karakteristik sebagai berikut kekerasan mosh 3,5 s/d 4, berat jenis 7,2 s/d 7,6, metal mengkilap, warna abu-abu dengan garis hitam saat digores. Sedangkan Sphalerit ZnS sebagai mineral pendamping dengan karateristik kekerasan mosh 3,5 s/d 4, berat jenis 3,9 s/d 4,2, metal mengkilap, warna kuning, coklat atau hitam, goresan warna orange kuning. Pendamping lainnya, Chalcopyrit CuFeS2 bercirikan kekerasan mosh 3,5 s/d 4, berat jenis 4,1 s/d 4,3, metal mengkilap, warna kuning tembaga, goresan hitam kehijauan. (from any source)

Labels:



Leave A Comment:

Copyright © escondel.